Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Kehilangan Sahabat Sejati

selama ini kita selalu bersama
melewati suka cita
canda tawa selalu mengiringi kita
tanpa ada kesedihan diantara kita
bila diantara kita ada masalah
kita selalu saling tolong-menolong

namun kini mengapa

engkau mulai menjauh dariku
dan khianati aku
menghinaku dibelakang dengan sikap egois 
sakit yang kurasa
hingga di sekolah aku hampa
seolah aku anak terlantar
tidak punya teman

kini kau semakin jauh

seolah kau tak ingin mengenaliku lagi
kau tak menghargai persahabatan kita
bahkan engkau berani menghinaku
seolah pula kau merasa lebih hebat dariku

ku ikhlaskan pada Tuhan

aku pasrah pada-Nya

biarlah aku sendiri

asalkan Tuhan selalu menemaniku
suatu saat pasti aku dapatkan sahabat baru
yang jauh lebih baik darinya
aku yakin
Tuhan pasti baik padaku

dan biarkanlah waktu yang menjawab 

Puisi Untuk Guru

PAHLAWAN TANPA LENCANA

Pagi yang indah deruan angin menerpa wajah
Dingin menyelimuti langkah penuh keikhlasan
Renungan hanya untuk sebuah kejayaan
Berfikir hanya untuk sebuah keberhasilan

Tiada lafaz seindah tutur katamu
Tiada penawar seindah senyuman mu
Tiada hari tanpa sebuah bakti
Menabur benih kasih tanpa rasa lelah

Hari demi hari begitu cepat berlalu
Tiada rasa jenuh terpancar di wajah mu
Semangat mu terus berkobar
Memberikan kasih sayang tiada rasa jemu

Jika engkau akan melangkah pergi
Ku tau langkahmu penuh pengorbanan
Jika dirimu telah tiada dirimu kan selalu di kenang
Kau adalah pahlawan tanpa lencana.
(saifuddin usman@REVO-Srikand FM)


GURUKU

Suci dan iklas pemberian mu
Dari kami buta menjadi tau
Suci dan ikhlas pengorbanan mu
tiada ternilai jasa baik mu

Engkau laksana lampu dalam kegelapan
Yang menerangi alam kalbuku
Engkau bagaikan angin
Yang selalu berbisik tentang kebaikan

Namamu selalu bergelora
Dalam hatiku
Jasa dan benih yang engkau tanam
Kini telah tumbuh bersemi

Terpujilah engkau wahai guruku pahlawan hidupku
(Saifuddin Usman@REvo feat Teuku-Srkandi FM)



BINTANG

Kupandang diatas awan ku tau bintang melambai
Ku ulur tangan menggapai tetapi tiada sampai
Ku tau bintang menunggu namun apa dayaku
Ku hanya mampu menatap didalam tatapan sayu

Bintang jangan kau menangis
Bintang jangan kau bersedih
Tiada mampu ku kesana
Walau sudah ku rencana…..bintang……..

Cahayamu indah menerangi buana
Pesonamu membuat ku bersinar
Gemerlap mu membuatku haru dalam keremangan
Idahmu tiada bandingan

Mendung berarak perlahan
Ingin memisahkan ku dari cahayamu
Ku hanya mampu berdo’a mendung cepat berlalu
Bintang tetap bersinar walaupun jauh dari pandangan.

(Saifuddin usman@REVO-Srikandi FM)

sumber : http://suarakomunitas.net/baca/8669/puisi-untuk-guru.html
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2013 Dunia Pendidikan TIK |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights